Di Abaikan

1014 Words

"Alya..." Rangga dan Alya menoleh ke arah sumber suara, tampak seorang pria dengan wajah sumringah tidak kalah tampan dari Rangga, berjalan menghampiri Alya. "Vano..." Alya berdiri dari tempat duduknya dan langsung menyapa Vano. Betapa terkejutnya Rangga, saat melihat mereka berpelukan sebentar. Mulut Rangga sedikit ternganga melihat ke akraban mereka, ada rasa kesal yang memenuhi d**a Rangga. Tapi Rangga hanya bisa diam melihat mereka saling menyapa. Rangga tidak tahu kalau Alya memiliki teman pria semacam ini. "Lu ke sini sama siapa?" tanya Vano yang melirik ke arah Rangga. Alya langsung menoleh ke arah sahabatnya yang masih setia terduduk. "Oh, kenalin ini sahabat gue, Rangga." Rangga menoleh dan memberikan senyuman tipis pada Vano. Sedangkan Vano dia langsung mengulurkan tangan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD