86. Mendadak Posesif

2168 Words

Merasakan bibir lembut Raline menyentuhnya tanpa ragu, Noe merespon. Awalnya hanya kecupan ringan, tetapi perlahan berkembang menjadi pagutan penuh rindu juga damba. Keduanya seolah tidak tahan untuk bisa saling memberi dan menikmati, lebih dan lebih lagi. Namun, Noe tahu batas dirinya harus berhenti. Ia tidak ingin tergesa dan kembali mengulang kesalahan yang sama. Jika harus terjadi lagi, kali ini Noe ingin melakukannya dengan benar. Oleh karena itu, meski berat, Noe perlahan melepaskan diri dari Raline. Dalam diam, dipandanginya Raline penuh kekaguman juga rasa tidak percaya. "Ral, apa aku tidak sedang bermimpi?" bisik Noe sambil berusaha meredakan gejolak dalam dirinya. "Enggak, Dad.” Raline menangkup wajah Noe, kemudian mencubit gemas pipi pria itu. “Kamu lagi bangun, kok." Noe m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD