75. Kecemburuan yang Menggemaskan

2303 Words

“Hai, kalian sudah sampai!” Evrard menyambut senang kedatangan putri beserta cucunya di pulau pribadi milik keluarga Blanchard. Entah sejak kapan persisnya bermula, tetapi sepertinya menghabiskan libur pergantian tahun di pulau pribadi milik keluarga mereka telah jadi tradisi dalam beberapa tahun terakhir. “Lelah di perjalanan?” “Tidak, Ev.” Noe menjawab sambil menepuk punggung Evrard dengan ramah. “Perjalanan lancar.” Evrard mengangguk senang. Kini perhatiannya segera teralih pada balita mungil dalam dekapan putrinya. “Kyna bagaimana? Rewel atau baik?” “Kyna baik Grandpa.” Raline yang menjawab untuk Kyna karena putrinya terlihat masih mengantuk. “Lebih banyak tidur sepanjang jalan.” “Gadis, Pintar!” Evrard mengusap lembut kepala cucunya. “Hai, hai! Sampai juga kalian!” Aubrey yang ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD