36. Menjadi Keluarga

2230 Words

Mendengar pengakuan putrinya, sontak Evrard dan Aubrey saling berpandangan. Setelah beberapa detik, barulah Evrard bertanya tenang. "Hamil?" Raline tertunduk dalam, kemudian mengangguk. Ia tidak sanggup menantang mata kedua orang tuanya. "Maaf udah buat Papa Mama kecewa." "Anak Kamal?" tanya Aubrey. Suaranya pun terdengar sama tenangnya seperti sang suami. Raline langsung menggeleng. "Bukan." "Lalu anak siapa?" tanya Aubrey lagi. Perlahan Raline mengangkat wajahnya dan menatap ayah ibunya takut-takut. "Atasan Ral di IDEA." Mata Aubrey langsung melebar. "Noe?" "Iya." "Baguslah." Di luar dugaan, dari bibir Aubrey malah meluncur desahan lega. Jett tidak bisa menahan rasa heran melihat reaksi dari istri ayahnya. "Kenapa malah bagus?" Aubrey mengangkat bahu santai. "Aku lebih suka Noe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD