"Apa kau sudah merasa lebih baik?" Pertanyaan Samantha itu terdengar jelas di telingaku saat Jasmine dan Samantha melangkah menuju mobil setelah mereka berdua sekaligus dibantu oleh Xyn--selesai dari membereskan semua barang yang kami bawa ke pantai. Dari tempatku berdiri, tampak jelas bahwa kedua bola matanya membesar kemudian melirik ke kanan dan kiri walaupun itu sekejap. Menandakan dia tak mengerti apa maksud dari pertanyaan Samantha yang datang seperti panitia sosialisasi. "Ya ... ya sudah lebih baik," jawabnya dengan nada suara amat kaku dan terasa tak nyaman. Dia mengusap lengan atasnya, seolah menyingkirkan sesuatu yang menggelikan di sana. "Baguslah, jika merasa tak nyaman kau bisa menanyakan apapun padaku." Ucapan Samantha itu semakin aneh terdengar. Belum lagi, matanya it