26

1268 Words

Tok ... Tok ... Tok ... Lova mengetuk pintu ruang dosen milik Rey. Ketukan itu tidak terlalu kuat tapi juga tidak terlalu lemah. Cukup lembut seperti Lova yang imut. "Masuk," jawab Rey dari dalam begitu keras. Suara itu sangat khas dan membuat Lova menarik napas lalu memegang knop pintu untuk membuka pintu tersebut. Lova melirik ke arah Ega yang hanay berdiri sambil tersenyum simpul. "Gue tunggu lo di Kantin aja. Sorry, gue gak mau ikut campur soal lo dan Pak Rey. Congratz Lova ..." ucap Ega yang terkekeh lalu berbalik. Dengan cepat Lova berhasil menarik tas Ega hingga tas Ega rusak. Tali slempangnya sobek dan tidak bisa digunakan lagi tas itu. "Lova! Rusak tas gue," teriak Ega spontan saat mendengar suara bunyi krekk. Lova diam sejenak, ia melihat robekan tas yang cukup besar dan t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD