Terima Kasih

1338 Words

Bagaimanapun juga Bella tidak akan pernah melupakan kejadian di resto tadi. Irma dan Mona juga Bara telah berhasil membunuh karakternya. Bahkan, Bara yang dulu membantu pengobatan psikisnya, namun ternyata pria itu juga yang membunuhnya kembali. Sungguh, setelah ini apakah dirinya masih mampu untuk menunjukkan wajahnya di depan umum. Bahkan, di kantor sepertinya ia sudah tidak memiliki muka. Dirinya tidak yakin jika salah seorang karyawannya tidak ada yang melihat dirinya sedang ditelanjangi beramai-ramai di tempat umum. Di tengah-tengah lamunannya terdengar suara ketukan kamar mandi dari luar. Entah sudah berapa lama ketukan tersebut. “Hey … kamu dengar nggak? Jika ada masalah ayo kita bicara, jangan bertindak yang aneh-aneh. Jangan buat resto saya dalam masalah dengan kematian kamu!”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD