14

912 Words

Mobil Denis sudah berhenti di depan Mall yang cukup besar. Mobil itu parkir di bagian depan lobi Mall. "Aku belum butuh celana hamil. Perutku saja masih rata," ucap Naya dengan cepat. "Ayo turun," titah Denis tak peduli dengan bantahan Naya barusan. Denis tidak mau bayi di dalam perut Naya tidak berkembang bebas karena terhimpit celana jeans yang super ketat itu. Denis sudah turun dan membuka pintu mobil bagian sisi tempat Naya duduk. Naya pun terpaksa ikut turun. Ia harus patuh dan menurut pada Denis. Ia tidak boleh lupa kalau bayi yang dikandungnya darah daging Denis. Setidaknya Denis punya hak dan kewajiban untuk menjaga dan merawat bayinya. Denis langsung membawa Nayara ke butik pakaian yang menjual baju hamil. Disana banyak berbagai macam model pakaian hamil. Muali dari gaun, das

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD