Menuju Puasa Pertama

1225 Words

Rasa sakit yang menjelar di kakinya cukup membuat cenat-cenut. Mawar merasa tidak sanggup untuk berdiri, sebelumnya keseleo dan sekarang bertambah sakit karena duduk bersimpuh. Ali mau tidak mau harus membantu Mawar untuk berdiri dan menggendongnya kembali ke kamar. "Hati-hati, Ali! Jangan berbuat macam-macam! Ia sedang lelakon dan sudah bersih!" "Baik, Aki! Aku tidak pernag punya pikiran untuk melakukan macam-macam!" "Tapi pikiranmu tidak bisa berbohong, Ali!" Kalimat terakhir yang Aki lontarkan cukup membuat Ali diam seribu bahasa. Ia tak mampu lagi untuk menjawab karena memang sebelumnya, sempat memiliki pikiran macam-macam. Itu semua karena melihat tubuh Mawar yang terlalu indah dan aduhai. Tapi, setelah memastikan bahwa Mawar tetap pada pendiriannya, Ali membuang semua pikiran bu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD