Bab 39

1255 Words

Malam itu, Elmira duduk di depan cermin, menatap wajahnya sendiri. Perempuan yang dulu hanya gadis sederhana kini terjebak dalam lingkaran permainan kotor orang-orang berpengaruh. Ia tahu dirinya rapuh, tapi justru kerentanannya membuat ia lebih berani. Ia tak bisa lagi hanya menunggu Malik sadar. Ia harus bertindak. --- Dua hari kemudian, Elmira menyusun rencana kecil. Ia ingat Surya sering bekerja lembur di kantor cabang Aryasatya Group, tempat sebagian data dan arsip keuangan disimpan. Gedung itu punya akses terbatas, tapi tidak seketat kantor pusat. Dengan memanfaatkan kenalannya—Rani, salah satu staf administrasi—Elmira bisa meminjam ID tamu untuk alasan mengantar dokumen. Sore itu, dengan jantung berdegup kencang, Elmira melangkah masuk ke gedung. Tangannya sedikit bergetar saat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD