Bab 28

1354 Words

-- Di rumah, Elmira menatap berita itu dengan perasaan campur aduk. “Kamu tidak puas?” tanya Malik dari belakang. Elmira menggeleng. “Aku tidak senang lihat orang ditangkap. Tapi aku lega... karena kebenaran mulai keluar.” Ia duduk di sofa, menarik napas panjang. “Tapi entah kenapa... aku juga sedih. Delphine dulu temanmu, kan?” “Pernah,” jawab Malik pelan. “Tapi dia memilih jalannya sendiri. Dan aku sudah memilih milikku—kamu.” Elmira menoleh, menatap mata suaminya. “Berarti sebentar lagi... semua akan selesai?” Malik tersenyum. “Belum tentu. Tapi apapun yang datang setelah ini... kita hadapi bareng. Karena kita bukan lagi dua orang asing dengan kontrak. Kita pasangan yang pernah terluka, dan memilih sembuh bersama.” Elmira memejamkan mata sejenak. Dan untuk pertama kalinya sej

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD