99.999999999%

1020 Words

Banyu kembali menatap orang kepercayaannya, tangan kanannya, Ranu Samudra. “Sementara waktu ini, kita komunikasi dengan Ganika kalau mau berhubungan dengan Jelita. Mau tidak mau, aku harus menahan diri agar tidak menemuinya dan juga putraku. Kecuali ada situasi yang terjamin keamanannya,” tegasnya. “Tolong jelaskan situasiku pada Jelita.” “Oh ya, kamu bisa mengontak dokter itu kalau ada situasi mendesak,” gumam Banyu lagi. “Baik pak,” ucap Ranu. "Selain itu, tempatkan orang untuk mengawasi Jelita dan anakku. Pastikan mereka ada yang melindungi dimanapun kapanpun. Kalau perlu, biarkan seorang close protection officer kos di tempat Ibu ajeng. Hal itu memastikan kalau Jelita dan Sena terawasi dua puluh empat jam," tegas Banyu. Ranu kembali mengangguk, "Iya pak." Banyu hanya merenungk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD