Chapter 71 - Keikhlasan Syafa

1070 Words

Iwa menatap layar ponselnya, besar keinginan Iwa untuk menghubungi Mahesa, sudah semalaman Iwa mematikan ponselnya. Sengaja ia lakukan, karena tidak mau mengganggu waktu kebersamaan Mahesa dan Syafa. Iwa menyadari bahwa dalam posisi Iwa, tidak bisa menjadi egois. Iwa tetap harus membuat Mahesa bersikap adil, apalagi Syafa memang sedang membutuhkan kehadiran Mahesa. "Kamu bertengkar dengan suamimu?" Suara Hendrawan membuyarkan lamunan Iwa. Iwa mengubah posisi duduk, suasana teras rumah sudah berubah entah sejak kapan, biasanya ramai dipenuhi penjudi yang tertawa terbahak hingga pagi. "Tidak," jawab Iwa menunduk, "Lalu?" Hendrawan duduk di samping Iwa. Suara kayu berderit ketika Hendrawan ikut duduk di ubin rotan, Iwa diam, "tidak ada apa-apa. Iwa hanya merasa sudah lama tidak meneng

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD