Chapter 55

1886 Words

Tante Melia sedikit tengadah memandangku yang tertunduk menatapnya. Dia terus meremas-remas si jagur dengan sangat lembut. Senyumnya menggairhkan dan tampaknya dia benar-benar sangat mengagumi dan menyukai batang kejantannku yang benar-benar sudah siap memberinya kenikmatan dan keuasan yang mungkin saja belum dia dapatkan dari Alvin atau brondong lainnya yang bisa saja dia sewa di tempat ini. Tante Melia membelai paha, slangkangan dan perutku secara perlahan-lahan seolah ingin meyakinkan dirinya sendiri jika berondong yang katanya selama ini sering jadi khayalan dan angannya, kini benar-benar telah tertunduk luluh di hadapannya dan mengakui kehebatan dan keprofesionalannya dalam menaklukkan lelaki muda seperti. Dia memang punya segalanya untuk itu. "Ooooooh sssst aaah Tante ooooooooohss

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD