Black Rose - 50

1982 Words

"Kamu mau kan, bawa bekal buatanku ke kantor?" tanya Calista setelah ia berada di dalam mobil laki-laki itu. Edwin melirik lunch bag Calista yang ada di jok belakang. "Aku akan membawanya. Sekarang makanlah sandwithmu!" ujar Edwin dengan suara dingin. Laki-laki itu mulai menyalakan mesin mobilnya. Lalu ia mengendarainya santai menuju kampus Calista. "Kamu buru-buru, ya, sampai tidak sempat sarapan di rumah?" tanya Calista. "Aku memang jarang sarapan makanan berat," jawab Edwin. Calista mengangguk-anggukkan kepalanya. Sikap Edwin masih sangat dingin terhadap Calista. Tapi, dengan tidak adanya penolakan dari laki-laki itu pun Calista sudah sangat bersyukur. "Kamu nanti bisa menjemputku setelah pulang kuliah? Aku akan pulang pukul empat," tanya Calista lagi. Edwin tak langsung menjawa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD