BAB 17. Tantangan Asisten Hari Kedua

1323 Words

Hanya sekitar 30 menit, mobil sport Anggara sudah parkir di depan Sudut Café. Dia langsung masuk lalu memilih satu meja bundar yang kosong, agak di pojok. Sorot matanya langsung mnegedar ke seluruh ruangan café tersebut, tentu saja mencari sosok Kaluna di sana. Namun hingga beberapa detik, tidak juga dilihatnya gadis itu. Keningnya mengernyit, Anggara sudah akan berdiri dari duduknya untuk bertanya pada salah seorang karyawan, ketika matanya menangkap tubuh ramping Kaluna yang sedang menuruni anak tangga. Barulah Anggara tersadar bahwa café tersebut terdiri dari dua lantai. Namun yang dia tak sadari adalah, kedua sudut bibirnya tertarik ke samping atas. Anggara kembali duduk di kursinya. Dagunya bertumpu pada kedua tangan yang saling bertaut di atas meja. Penampilan Kaluna sebetulnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD