Gibran kembali fokus pada kemudinya, membiarkan istrinya yang kembali fokus pada ponselnya yang entah sejak kapan menjadi saingan beratnya. Jujur saja, Gibran terkadang ingin menjual ponsel istrinya agar istrinya bisa fokus padanya. Namun, Gibran sadar jika dirinya pun membagi waktunya untuk pekerjaan dan terkadang membiarkan istrinya melakukan apa-apa sendiri tanpa bisa membantunya. "Mau mampir ke rumah nggak?" Tanya Gibran yang langsung saja membuat Starla menoleh ke arah suaminya. "Bisa-bisa aku perang sama mama kamu nanti." Jawab Starla dengan cepat. Gibran pun hanya tertawa pelan, dan mengemudikan mobilnya ke arah rumah. Jawaban istrinya tadi tidak menolak bukan? Starla pun kembali fokus pada ponselnya saat tahu suaminya mengemudikan mobilnya ke arah rumah keluarganya, Starla send

