60. Mami

1133 Words

Sambil mengendarai mobil, Syena kini mengambil ponselnya dan langsung mengetuk kontak terastasnya untuk ia telfon, setelah menghidupkan loudspeaker, Syena meletakkan ponselnya menunggu panggilan itu diangkat. "Halo," akhirnya panggilan di angkat yang membuat Syena tersenyum senang. "Hai, Bara kamu lagi di kantor kan? Sibuk??" "Iya, kenapa memangnya?" "Ini, aku lagi di daerah sekitar kantor kamu, kalau aku mampir boleh nggak?" "Kalau aku bilang tidak pun kamu akan tetap datang kan? Kenapa sok basa-basi segala?" Syena terkekeh mendengar jawaban Bara, "ya ampun Bapak Bara kenapa gitu banget sih ngomongnya?" "Memang maunya gimana?" "Yang ramah dong, jangan ketus begitu." "Apa kamu membawa makanan?" tanya Bara secara tiba-tiba yang membuat Syena langsung menghela napas keras. "Baraa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD