Pergi Dari Rumah.

2206 Words

"Ikut saya, Ghina," ucap Zalman. "Ayo pergi dari sini." Pria itu menarik tangan istrinya. Bagaikan berada di ujung jurang. Zalman tengah berada disebuah dilema besar yang membebani hatinya. Di satu sisi masalah ini, di sisi lain adalah perannya sebagai seorang suami. Persoalan yang melibatkan antara masa lalu dan masa depannya di sebuah insiden tidak menyenangkan jelas menyulitkan Zalman. "Pergi? Tidak!" tolak Ghina. Baru kali ini wanita itu terlihat menolak semenjak menjadi istri. "Jawab dulu pertanyaanku, Mas!" Ghina hampir ambruk, menghempaskan tangan kekar Zalman yang mencoba untuk menariknya menjauh. Suaranya semakin serak, tak jelas. "Mas juga tidak percaya padaku?" tanyanya lagi pada sang suami. Hening. Ghina berharap ia mendengar kebalikannya. Dia berharap apa yang saat in

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD