Tersentak, Armand reflek memalingkan wajahnya. "Apa yang ingin kau katakan, Isabel?" ocehnya. Tanpa mau melihat wajah kekasihnya itu. Bukan wanita itu yang telah lama menjadi kekasihnya yang membuat Armand gelisah saat ini, melainkan kondisi Victoria yang tampak mengenaskan. Salah satu pipi dan sudut bibir istrinya itu terlihat bengkak, seakan seseorang sudah memukulnya. 'Mungkinkah ... Bruno yang telah melakukannya? Ataukah ... pria itu?' bagi Armand, kedua nama yang ia pikirkan tadi bisa saja melakukan tindakan kasar pada Victoria. "Kau tahu apa yang sedang kubicarakan, Armand," celetuk Isabel. Sesaat kemudian, ia melemparkan pandangannya kembali pada Victoria. Kening wanita ini mengernyit kala tatapannya jatuh pada kalung yang Victoria pakai di lehernya. Kalung itu bukan kalung pe

