Victoria mengerti sangat jelas apa arti dua kata terakhir yang diucapkan oleh pria itu padanya, itu adalah panggilan yang seharusnya lebih pantas diberikan kepada kekasihnya. Tapi ia tidak mengenal siapa pria ini, oke? Walau suaranya berhasil membuat darahnya seketika berdesir di dalam tubuhnya. Entah di mana ia pernah mendengar suara itu sebelumnya. Sesaat, d**a Victoria berdegup kencang ketika pria itu telah berdiri tegak di hadapannya, bahkan semakin keras hingga ia bisa mendengarnya di telinganya sendiri. Apalagi ketika Armand menyentuh lengannya, lalu meremasnya. Hingga Victoria reflek menoleh ke arah suaminya itu. Saat ini, wajah suaminya tampak menggelap. Seolah sedang menahan kemarahan yang tak bisa Armand lampiaskan. "Apa yang Anda lakukan pada Istriku, Mr. Vladimir Moretti?

