115. Kejar kejaran (1)

1103 Words

"Langit !! Tepat seperti dugaan kamu. Mereka hendak meloloskan diri." kata Elang yang berlari masuk ke ruang kerja Langit, sedangkan Langit dengan kacamata baca yang dia pakai hanya menatap sahabatnya itu yang masuk tanpa mengetuk pintunya sama sekali. "Astaga, tuan Elang Pramoedya Halim yang terhormat, di situ ada pintu yang tertutup gunanya adalah untuk diketuk terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam ruangan kerja milik orang lain.Karena seperti yang kamu ketahui bahwa saya itu sangat sibuk sehingga kedatanganmu itu akan selalu membuat aku merasa terganggu." katanya dengan nada datar dan dingin seperti biasanya, namun ini mungkin agak lebih datar dan lebih dingin karena jujur saja tadi Langit sangat terkejut dengan kedatangan Elang yang membuka pintu ruangannya dengan sangat Barbar sekal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD