Non Amarmi

987 Words

"Boleh aku masuk?" Alisha menyembulkan kepalanya dari pintu kamar Acatia. Menatap adiknya yang sedang berkutat dengan sebuah macbook. Acatia mengangguk. "Masuklah." Menggeser macbook nya kesamping agar Alisha dapat duduk pinggiran kasurnya. "Ada apa?" Tanyanya yang sebenarnya merasa terganggu karena sudah menganggunya sedang menonton video operasi pemasangan ring pada jantung seseorang. Tampak Alisha sedikit ragu membuka pembahasan tentang ini, namun bagaimanapun ia harus bertanya. "Kenapa kau tak mengatakan padaku bahwa Athan tinggal disini?" "Kau sudah bertemu dengannya?" Acatia balik bertanya. Alisha mengangguk. "Baru saja. Saat aku sedang duduk dengan aunty dan uncle diruang tengah. Dia pulang dengan wajah lelahnya." Alisha kembali menatap Adiknya. "Kenapa kau tak mengatakannya?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD