Eps. 30 Kata Maaf

1357 Words

Karan benar-benar terkejut mendengar permintaan maaf yang tulus dari Rainer. Selama ini, dia mengira hati pria itu sekeras baja dan takkan pernah mengakui kesalahan apalagi meminta maaf. Tapi ternyata, Rainer bisa bicara dengan lembut. Entah kenapa, hatinya yang selama ini dipenuhi kesal, tiba-tiba terasa seperti meleleh, digantikan oleh rasa hangat yang aneh dan membuatnya bingung. Mobil pun berhenti di depan rumah Karan. Tanpa membuang waktu, dia membuka pintu dan turun dengan cepat. “Terima kasih,” ucapnya dengan suara rendah, hampir seperti bisikan, sambil menunduk karena malu. Kemudian, karena takut ekspresinya yang memerah dan perasaan campur aduk itu terbaca, dia buru-buru berbalik dan berlari kecil menuju pintu rumahnya. Namun, dalam kepanikannya, dia tanpa sengaja menabrak s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD