Setelah sarapan pagi, Zahwah merengek pada Dafi. Dia minta piyama baru lengan panjang dan celana panjang. Namun, Dafi tidak mau membelikannya. “Mas Dafi jahat sama aku. Di sini tuh dingin Mas, masa aku harus pakai baju saringan tahu sih? Nanti kalau aku masuk angin gimana?” Zahwah terus mengungkit soal lingerie yang dibawakan Dafi untuknya. “Bisa pakai selimut, kan? Ada Mas yang bisa bikin anget.” “Enggak mau. Kalau cuma pakai selimut tetap aja kedinginan. Kalau selimutnya tersingkap, kena udara dingin langsung nusuk ke tulang.” “Nanti Mas yang benerin selimut kamu.” “Ya sudah kalau Mas enggak mau beliin piyama baru aku mau pergi sendiri. Pesen taksi ke pasar cari baju!” “Emang berani pergi sendiri?” Dafi menggoda Zahwah. “Beranilah. Udah gede ini, siapa yang mau nyulik juga.