CHAPTER 37

1167 Words

Sejujurnya tak pernah ada dalam bayangan Wendy ia akan menemui laki-laki seperti Pane di dalam hidupnya. Tak pernah ada dalam bayangan bahkan mimpinya sekalipun ia mengalami kisah percintaan seperti ini. Kinipun ia merasa masih seperti mimpi. Mana ada laki-laki yang seperti Pane ini di dunia? Tidak ada kan? Tapi kini dia pacaran dengan Pane. Dia pacar dari laki-laki langka itu. Kurang beruntung apa hidupnya? "Beli aja yang Wendy mau. Hari ini Mami yang traktir. Kalau perlu kita beli semuanya." Mata Wendy langsung melotot. Apa maksud Mami Pane dengan beli semuanya? Mami Pane tidak serius kan? "Selamat siang Nyonya.." sapa pelayan toko sebuah brand tas ternama. Ia memberi hormat. Zeline, Mami Pane menarik Wendy ke dalam toko itu. Wendy sama sekali tak punya niat untuk membeli tas di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD