19. PMS (2)

1965 Words

"Buk, kemarin belanja, ada beliin minuman sodaku, 'gak?" "Eh, enggak, lupa. Kamu gak ingatkan ibu, sih." Suara Ara terdengar menyesal. "Pembalutnya juga ibu gak beli." Tambahnya lagi. Aysha membulatkan matanya mendengar kalimat ceplas ceplos ibunya di depan Byantara. Byantara tersedak kecil, namun dapat segera mengatasinya. Kini ia menyadari bahwa tebakannya tentang moodswing Aysha benar-benar karena PMS. "Ya udah deh, nanti aya minta temenin ama supir ke mini market, ya, Buk?" "Aku anterin." "Gak usah, aku bisa ama supir ibuk, kamu pulang aja." Aysha cepat menolak bantuan Byantara. Mana mungkin ia membeli pembalut sementara Byantara pasti mengekorinya di belakang. "Cuma mini market di depan jalan, kan? Aku temenin aja entar. Pake motor lebih cepat. Lagi pula, sopir juga bel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD