Dara berdiam diri di kamar mandi sembari memegangi handuk yang melilit di tubuhnya. Jujur Dara belum siap bila Adi mengajaknya berhubungan. Dara memang penasaran dengan hal itu, tapi dia belum siap. Takut kalau Adi kasar, atau Adi menyakitinya. Seketika Dara bergidik ngeri. Dara tau kalau sudah seharusnya laki-laki meminta haknya sebagai suami, tapi Dara pun masih tabu soal hal itu. Dengan langkah pelan, Dara keluar dari kamar mandi. Ternyata suaminya tidak ada di kamar, gadis itu segera ke almari untuk mengambil pakaian ganti. Adi sudah membelikan banyak pakaian untuknya, tapi pakaian itu didominasi oleh daster rumahan yang terlihat sangat mahal. Dara mengambil salah satu daster itu, sangat halus dan adem. Tanpa pikir panjang Dara segera memakainya, perempuan itu berputar-putar di cermin.

