Seharusnya Melisa tidak perlu terkejut melihat pemandangan di dalam ruangan. Tanaman dengan bunga beraneka warna yang merambat di langit-langit atap, kesan yang mengingatkan Melisa pada Jumanji. Sepasang burung parkit berwarna kuning cerah terbang bebas dalam ruangan sambil bercicit riang. Lalu terdapat deretan buku bersampul tebal yang berjejer dalam rak tanam. Pemandangan yang sebenarnya sangat kontras dengan kesan taman peri. Sejauh mata memandang lantai ditutupi karpet berwarna hijau rumput yang menghampar bebas. Tidak ada kursi dan meja dalam ruangan. Melisa mulai melirik jejeran buku sebelum kembali memandang kedua gadis kembar yang terus mengobservasi, seolah Melisa mahluk asing yang jatuh dari bulan. Tenang saja. Mereka tidak menggigit, itulah yang dikatakan Rufus padanya sebelum

