Sunyi Yang Kau AjarkanUpdated at Apr 25, 2026, 00:21
Di pesisir Teluk Sunyi yang pengap oleh rahasia, Gezka Mahardika—seorang Inspektur Polisi muda yang tengah menyamar dalam misi intelijen—menemukan oasenya pada sosok Kiana Arunika.Bagi Gezka, Kiana adalah satu-satunya kejujuran di tengah amisnya dunia kriminal; seorang gadis buta yang tidak menilainya dari pangkat, melainkan dari hangatnya suara yang melukiskan warna dunia untuknya.Namun, saat tugas negara memanggilnya pulang dan kabar orang tuanya yang kritis menjadi alasan untuk segera angkat kaki, Gezka terjebak dalam dilema moral yang menyesakkan. Malam perpisahan di bawah atap pondok kayu yang lembap menjadi saksi bisu runtuhnya pertahanan sang abdi negara."Penugasanku berakhir malam ini, Kiana. Besok, aku hanyalah orang asing yang berutang janji untuk kembali padamu.""Janji hanyalah angin bagi orang yang hidup dalam gelap seperti aku, Gezka," bisik Kiana, membiarkan napasnya membelai leher pria itu, memancing insting paling liar yang selama ini Gezka tekan di bawah sumpah abdi negara."Jika kau ingin aku tetap mengingat jalan pulangmu, biarkan aku mengenalmu lebih dari sekadar suara... hingga aku tahu, di mana tepatnya aku harus mencari jika kau tak pernah kembali."Malam itu, di bawah atap pondok yang berderit karena hantaman ombak, Gezka membiarkan dirinya hancur berkeping-keping. Ia menyerah pada "sunyi" yang diajarkan Kiana sebuah kesunyian yang tidak kosong, melainkan penuh dengan rintihan yang menyakitkan, pergulatan kulit yang berkeringat, dan pengkhianatan yang terasa begitu nikmat.Benarkah Gezka pulang karena orang tua? Atau hanya sebuah alasan untuk meninggalkan Kiana yang malang?