MALAM PANAS SEBELUM BERCERAIDiperbarui pada Jun 30, 2026, 02:14
"Jangan pernah meminta hatiku, Freya. Hatiku milik Vanya, wanita yang menyelamatkan nyawaku. Tugasmu di rumah ini sederhana, melayaniku setiap kali aku butuh tubuhmu."*Awalnya, bagi Freya Dominica Bagaspati bisa menikah dengan Jacob Arthur Livingston adalah sebuah pencapaian terbesarnya karena bisa bersatu dengan pria yang sangat dia cintai, dan pria yang menjadi idaman hampir setiap wanita, dengan ketampanan wajahnya, dan latar belakang serta nama besar Livingston dibelakang nama sang suami.*Mirisnya, pernikahan itu hanyalah sebagai pemuas biologisnya di atas ranjang. Selain itu, Freya juga hanya sebagai lelucon menyenangkan bagi Jacob bersama wanita yang merupakan âpenyelamatâ Jacob.*Freya tampaknya baik-baik saja awalnya meski diperlakukan dingin, dan menjadi bahan ledekan oleh sang suami. Berharap suatu hari nanti, sang suami sadar dan bisa menyadari betapa tulusnya cinta yang dia miliki.*Sampai akhirnya, dia disadarkan oleh kenyataan pahit di ulang tahun pernikahan mereka yang ke-3, dimana Jacob memberinya surat cerai ke-100 atas permintaan Vanya.*Saat itu, Freya sangat bahagia, ketika Jacob memintanya datang ke room VIP Karaoke, dia pikir sang suami sudah mulai menerimanya, nyatanya dia mendapat kenyataan pahit, dimana dia langsung mendengar kalimat menyakitkan yang membuatnya kehilangan janin yang telah susah payah dia pertahankan di tengah gempuran obat anti hamil yang disodorkan setiap selesai melakukna hubungan suami-istri.*Kekecewaan Freya dan rasa putus asanya setelah kehilangan janinnya, membuatnya memutuskan untuk menyerah pada pernikahan. Dia memilih menghilang, membuat keangkuhan Jacob runtuh menjadi obsesi gila yang destruktif. Dia menyewa detektif untuk mencari Freya, bukannya langsung ditemukan, justru Jacob mendapati satu keberan kelam terbongkar, Freya-lah malaikat penyelamat nyawanya di masa lalu, dan dia telah tertipu oleh monster yang perlahan meracuni rahim istrinya sendiri.*Hingga suatu malam, takdir mempertemukan mereka kembali. Di bawah lampu sorot panggung penghargaan, Freya berdiri begitu anggun dan penuh pesona, bersanding dengan Dokter Julian, sembari menggandeng seorang anak kecil yang wajahnya mampu menghentikan detak jantung Jacob.*Akankah Jacob memilih diam dan menikmati pemandangan Freya dengan pria lain yang kini telah menggandeng seorang putera?*Benarkah pria kecil itu anak dari Julian, sedangkan wajahnya sangat mirip dengan Jacob?*Akankah Freya bertahan dengan prinsipnya?