Bab 31. Rumah Besan?

1007 Kata

Regantara, tanpa ragu, kembali mendekat ke sisi Ryan. Sejenak kemudian, ia menoleh ke arah Laura. “Ra, sebentar ya,” ucapnya lembut, menyiratkan janji untuk segera kembali. Laura mengangguk, matanya memancarkan rasa ingin tahu yang sama. Keberadaan sang mami saat ini menjadi misteri yang menggelayuti benaknya. “Lo bisa lacak nomornya, kan?” tanya Regantara. Nada suaranya berubah serius, mencerminkan urgensi situasi. “Hm,” jawab Ryan singkat, namun penuh keyakinan. “Kirim alamatnya ke gue.” Regantara tampak sibuk dengan ponselnya, jari-jarinya lincah mengetik pesan. Ia menghubungi calon mertuanya, menyampaikan kabar penting. “Halo, Om,” sapanya. [Ada apa?] sahut Tuan Pras dari seberang, nada suaranya datar seperti biasanya, menyembunyikan emosi di balik ketenangan. “Nomor Tante Wina

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN