"Mit, balik yuk." "Tumben buru-buru." "Pendingan gambar masih banyak." Moza tidak berbohong. Dikarenakan hari ini dia tak dapat lembur sebab ada janji dengan Sakha. Jadilah Moza harus segera menyelesaikan semua pekerjaan sebelum jam kerjanya selesai. Mita tak lagi protes. Segera menghabiskan sisa kopinya lalu menyusul Moza yang sudah lebih dulu meninggalkan pantry. Ketika Moza kembali ke ruang kerjanya, sebuah pesan Moza dapatkan. Dan itu dari Sakha. [Kita berangkat pukul limat tepat. Jangan telat.] Setelah membaca pesan tersebut, Moza menghela napas. Mepet sekali dengan waktu pulang. [Okay] jawaban singkat yang Moza berikan. Baru juga Moza ingin melanjutkan pekerjaan, ponselnya kembali berdenting. [Kamu ikut mobilku saja nanti] Huft. Bikin rusuh saja si Sakha ini. Dengan cepat

