BAB 104

1141 Kata

"Masih banyak kerjaan, Mas?" Moza bertanya ketika malam ini dia mendapati Sakha masih berkutat dengan laptop di hadapannya. Sudah biasa Moza selalu mengetahui Sakha yang lembur perkejaan ketika di rumah. Entah, apakah Sakha sibuk dengan pekerjaan kantor atau apa, Moza tak tahu. Suaminya itu adalah seorang direktur utama perusahaan sehingga harus sering menyelesaikan pekerjaan ketika di rumah sebab jarangnya pria itu berada di kantor. Moza sangat paham akan hal itu dan dia tak pernah mempermasalahkannya. "Tidak. Hanya mengecek semua persiapan untuk acara serah terima proyek rumah sakit besok. Takutnya ada laporan yang terlewat." "Oh! Mau aku buatkan teh hangat?" tawarnya tidak sekedar berbasa-basi. Sebenarnya bisa saja Moza langsung membuatkannya, tapi takutnya Sakha tidak ingin mengkonsu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN