BAB 43

1158 Kata

Bima memarkir mobilnya area depan rumah sakit Pondok Indah Puri Indah. Di sini lah Mita di larikan. Ia sungguh mencemaskan keadaan Mita. Bima berlari menuju Unit Gawat Darurat, ia mencari sosok orang tua Mita. Ia menghentikan langkahnya mendapati pak Roby dan Istrinya, beserta wanita muda berseragam putih biru yang duduk di ruang tunggu. Raut wajah itu penuh kesedihan, dan istri pak Roby menangis tersedu-sedu.  Bima tidak tahu apa yang terjadi, air matanya jatuh dengan sendirinya. Hatinya sesak, dan sulit bernafas, ia bahkan belum tahu apa yang terjadi di sana. Bima melangkah mendekati keluarga kecil itu. Wanita berseragam putih biru memandangnya. Gadis kecil itu juga menangis dan terlihat jelas penuh kesedihan. Bima tahu bahwa itu adalah Indah, adiknya Mita. Pak Roby menyadari kehadirann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN