Part 56

1313 Kata

"Sayang, kamu sempat pusing waktu bangun tadi?" tanya Galih sambil menyajikan sup bening ke mangkuk Sheila. Sheila menatapnya sebentar. "Pusing. Tapi lebih dari itu, Galih. Aku ngerasa... kayak ada yang nggak biasa." Galih duduk di sampingnya. "Mualnya makin parah?" “Bukan. Aku ngerasa detak jantungku aneh. Cepat. Terus ada rasa berat di d**a kiri.” Galih langsung menegang. “Sheil, kenapa nggak bilang dari tadi?” “Aku pikir cuma panik. Tapi tadi siang pas sendirian di rumah... aku sempat ngerasa kayak mau pingsan.” Galih bangkit berdiri, mengambil ponsel. “Kita ke dokter. Sekarang.” Ruang tunggu klinik malam itu sepi. Hujan rintik-rintik di luar. Galih menggenggam tangan Sheila, sementara perut istrinya sudah mulai tampak membulat di balik jaket tipis. Mereka tak bicara banyak. Hany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN