Mobil melaju pelan di jalanan kota yang baru saja tersiram hujan semalam. Pohon-pohon di tepi jalan masih basah, dan langit cerah pucat seolah menyambut pagi dengan hati yang lega. Zeya duduk di samping Kenzo, mengenakan blus putih dan blazer biru muda yang membuatnya tampak segar dan bersinar. Rambutnya diikat rendah, wajahnya polos tanpa riasan berlebih. Namun justru itu yang membuat Kenzo tak bisa melepaskan pandangan darinya. “Kamu ngeliatin aku terus dari tadi,” gumam Zeya, menoleh dengan senyum malu. Kenzo tersenyum kecil, lalu kembali fokus menyetir. “Soalnya cantik banget." Zeya terkekeh. "Gombal ih." Kenzo menggeleng. "Aku nggak pernah gombal." Zeya menghela napas. Tangannya terulur memegang pergelangan tangan Kenzo yang menggenggam kemudi. "Gimana kondisi mama kamu?" K