Map kulit berwarna cokelat tua dengan stempel segel eksklusif itu terbuka lebar di atas meja kerja mahoni yang berkilau. Althair membaca lembar halaman pertama dengan cermat, mencerna setiap klausul hukum yang tertera di sana. Lalu dengan tenang, jemarinya berpindah membalik ke halaman berikutnya. Tidak ada lembaran surat dokumen pelepasan hak waris yang dramatis atau provokatif. Tidak ada berkas pencabutan resmi atas hak kedudukannya sebagai calon penerus utama di dalam sisa silsilah keluarga. Tidak ada pula lembaran angka pemindahan kepemilikan aset saham yang ekstrem. Justru sebaliknya. Baskara Dewantara hanya meletakkan beberapa lembar keputusan administratif internal keluarga di hadapan putra tunggalnya. ”Mulai bulan depan,” tutur Baskara dengan suara rendah, teratur, dan berbo

