BAB 89

1469 Kata

Suara derum mesin tua yang khas itu bergema pelan di ujung jalan pemukiman. ​Sedan berwarna gelap yang sedikit kusam itu berhenti perlahan tepat di pelataran bengkel bersahaja milik keluarga Pak Rahmat. ​Althair mematikan kontak mesin. Untuk beberapa detik yang hening, ia hanya terduduk diam di balik kemudi. ​Secara logika, tidak ada alasan valid baginya untuk merasa gugup atau canggung. Namun entah mengapa, telapak tangannya terasa sedikit kaku saat mencengkeram lingkar kemudi. ​Dulu, ia memarkirkan mobil tua ini di tempat yang sama dengan status sebagai dokter spesialis biasa yang menyembunyikan identitas aslinya. Kini, keadaan telah berbalik total. Pak Rahmat sudah mengetahui segalanya. ​Nama lengkapnya. Latar belakang keluarganya. Jabatan resminya di rumah sakit. Bahkan status mut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN