Sakit Rindu

1495 Kata

Xander menyetir mobilnya dengan pikiran tentang Sena di otaknya. Sungguh, momen tidur bersama Sena memberikan kehangatan yang berbeda untuk Xander, walaupun Xander mendadak kesal pada dirinya sendiri karena tidak seharusnya ia menyukai kedekatan itu. "Sial, Xander! Kau benar-benar sudah berlebihan kemarin malam. Ck, tapi bagaimana dengan Andrew?" gumam Xander sambil terus berpikir keras, sebelum ia pun menelepon Bik Arta untuk memintanya menyingkirkan semua barang Sena dari rumah dan bersikap seolah Andrew hanya berhalusinasi dan Sena tidak pernah ada. Bik Arta sendiri awalnya tidak setuju dengan perintah Xander, tapi saat Xander menjelaskannya, akhirnya Bik Arta melakukan perintah Xander dan berakting seolah semuanya tidak pernah terjadi. Hingga tidak lama kemudian, Andrew pun akhirnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN