"Kau mau memilih sendiri atau aku yang memilihkan untukmu?" Setelah puas berbelanja, akhirnya Xander pun membawa Sena ke sebuah restoran di dalam mall untuk makan siang yang terlambat dan Xander begitu sibuk memilih menunya. Xander pun menatap Sena yang masih duduk diam di hadapannya, terlihat sama sekali tidak tertarik dengan apa yang mereka lakukan. "Ck, diam berarti menurut. Aku yang akan memilih menunya," seru Xander lagi sebelum ia memesan beberapa menu pada pelayan. "Itu saja! Terima kasih!" "Baik, Pak! Permisi!" Pelayan pun segera pergi untuk menyiapkan pesanan Xander. Xander sendiri langsung kembali memusatkan perhatiannya pada Sena dan ia tersenyum kecil karena memang suasana hatinya begitu baik bisa berkencan dengan Sena hari ini. "Bisakah kau berhenti memasang ekspresi se

