"Apa-apaan? Dasar pria sinting! Tidak boleh sering menggandeng, tidak boleh berdekatan, tidak boleh tersenyum. Dasar gila! Bagaimana caranya?" Sena tidak berhenti mengomel sendiri sambil menatap mobil Xander yang sudah melaju menjauh. Sambil berdecak, Sena pun membalikkan tubuhnya dan bermaksud kembali masuk ke rumah, namun ia nampak kaget karena Bik Arta ada di sana dan sedang menatapnya dengan penuh tanya. Bik Arta sendiri tadi baru saja akan menyusul ke ruang makan saat ia mendengar suara mobil Xander. Berniat mengantarkan Xander masuk ke mobilnya, Bik Arta pun melangkah keluar, namun ia malah melihat interaksi antara Xander dan Sena yang seperti tidak biasa. Interaksi itu tidak seperti dua orang yang saling membenci, tapi menyukai pun tidak. Entah bagaimana menjelaskannya namun Bi

