Ayla Kenapa 2?

871 Kata

“Sayang, ada apa?” tanya Mas Mahen saat kami dalam perjalanan pulang. “Dari tadi manyun terus.” Aku mendengkus pelan, lalu menoleh padanya dengan wajah cemberut. “Aku tuh lagi kesel, Mas.” “Kesel kenapa, hm?” suaranya lembut, tapi matanya jelas-jelas penuh rasa ingin tahu. Aku menghela napas panjang. “Tadi Nina pergi sama anak magang, Mas. Mereka nonton film bareng, terus habis itu makan di luar. Ya ampun, aku nggak habis pikir. Kok bisa-bisanya Nina lebih milih jalan sama anak magang ketimbang nonton drakor sama aku.” Mas Mahen terkekeh pelan, tangannya meraih jemariku dan menggenggam erat. “Memangnya kamu gak diajak?” Aku menoleh ke luar jendela sebentar sebelum kembali menatap Mas Mahen. “Dia ngajak, Mas. Tapi aku tolak. Lagi malas aja kalau harus keluar.” Alis Mas Mahen terangkat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN