Kelakuan Jahil Ayla

1627 Kata

"Ayla—" panggil Galang begitu aku baru saja keluar dari lift. Aku langsung melambaikan tangan. "Hai, Lang. Rajin banget jam segini udah sampai kantor," sapaku. Galang menguap kecil sambil menggaruk kepala. "Sebenarnya aku masih ngantuk. Tapi Bos nyuruh aku berangkat jam enam pagi. Kalau menolak, katanya gaji bisa dipotong sampai delapan puluh persen." Aku refleks mendongak, menatap wajah Mas Mahen yang sedang menahan senyum. "Jahil banget kamu, Mas." “Hari ini banyak pekerjaan, Sayang,” balasnya santai sambil melangkah ke arah ruangannya. “Lagian dia mau ambil cuti tiga hari, jadi harus lembur dulu.” Aku melirik Galang penuh rasa penasaran. “Tumben banget kamu ambil cuti. Ada urusan apa, Lang?” Mas Mahen langsung menimpali, “Ibunya mau berkunjung ke Jakarta. Katanya sih, sekalian baw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN