Adi mengangguk-angguk dan memperlihatkan wajah seriusnya, ketika mendengar Duta berbicara. Menaruh perhatian penuh, agar bisa mengambil hati bocah itu. Adi melakukan itu semua, supaya bisa mengenal karakter Duta lebih dalam lagi. Selain itu, Adi juga ingin Duta merasa nyaman terlebih dahulu dengan keluarga Mahardika. Jika sudah nyaman, Gilang akan mengurus semua sisanya. Sementara ini, biarlah Gilang berkonsentrasi untuk mengambil hati Kiya. Setelah itu, Adi yakin semua akan berjalan sesuai dengan rencananya. “Kalau libur nanti, ajak bundamu main ke rumah Opa.” Adi bahkan sudah menyuruh Duta untuk memanggilnya, dengan sebutan yang sama dengan Kasih. Begitu juga dengan Dianti, agar mereka mudah mengakrabkan diri. “Om Gilang punya banyak game di kamarnya,” timpal Kasih mulai memamerkan s

