BAU SAMPAH

2008 Kata

“Bapak, apa bisa dengar suara saya? Kedipkan mata kalau bisa,” Barra bertanya pada pasien itu perlahan. Dan Emran Taslim pun mengedipkan matanya. “Bapak bicara TOLONG. Kenapa? Apa ada yang akan menyakiti bapak?” Barra kembali bertanya. “I-ya..” Emran menjawab dengan lemah. “Bapak tenangkan diri. Ini di rumah sakit. Jadi, bapak aman. Apa yang terjadi?” Barra kembali bertanya. “Serangan. Hati-hati..” Emran tiba-tiba bernafas dengan kencang. Barra langsung mengecek menggunakan alat EKG untuk memeriksa denyut jantung. Kemudian memantau tanda vital pasien termasuk detak jantungnya dari bedside monitor. Ia juga memonitor kondisi vital lain seperti respirasi, saturasi atau kadar oksigen dalam darah, tekanan darah, suhu, tekanan darah di dalam pembuluh langsung dan karbondioksida p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN