Bab 31. Rengekan Baby Alan

1216 Kata

Malam semakin larut. Lampu-lampu di lantai VIP hanya menyisakan cahaya temaram, lembut namun cukup untuk menampakkan bayangan-bayangan halus di dinding. Udara pendingin ruangan terasa stabil, namun ketegangan yang menggantung tidak mudah hilang. Ruang rawat itu tenang dari luar, tetapi di dalamnya, suasana penuh dinamika yang tidak satu pun perawat bisa lihat. Mama Linda sudah tertidur di kamar kecil dalam ruang VIP, pintunya sedikit terbuka. Napasnya terdengar pelan—terlihat jelas beliau sudah terlalu lelah setelah hari panjang yang penuh kekhawatiran. Sementara itu, di sisi lain ruangan, sebuah bed tambahan sudah dibuka. Ukurannya cukup untuk dua orang. Di sana, Eka dan Alea berbaring. Tetapi hanya Eka yang terlelap cepat; ia tidur miring membelakangi Alea, selimut menutupi bahunya. Al

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN