Bab 36. Makan Malam Perdana di Mansion

1450 Kata

Jam dinding di ruang makan mansion Bram menunjukkan pukul 19.03. Lampu-lampu gantung berwarna kuning keemasan menyinari meja panjang dari kayu mahoni, membuat seluruh ruangan terlihat mewah, elegan, sekaligus terasa asing bagi Alea yang baru pertama kali menjejakkan kakinya di rumah yang semestinya bukan untuknya. Mansion itu begitu besar hingga langkah sekecil apa pun memantul sebagai gema. Ada kesenyapan yang indah tapi juga menakutkan. Setiap sudut terlalu rapi, terlalu sempurna—seolah tidak ada ruang untuk seseorang sepertinya. Apalagi mengingat ia datang bukan sebagai istri, bukan sebagai tamu spesial, tapi sebagai ibu s**u dari bayi mantan suaminya. Bukan sebagai cinta, bukan sebagai bagian dari keluarga, melainkan— ia terus menanamkan di kepalanya—sebagai pekerja. Bukan siapa-sia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN