Bab 38. Tidur Seranjang

1427 Kata

Jam enam pagi. Cahaya matahari yang lembut menyelinap melalui tirai tipis di lorong lantai dua mansion itu, menciptakan bayangan keemasan di sepanjang karpet halus. Mama Linda berjalan perlahan, langkahnya mantap namun wajahnya dibalut kegelisahan sejak semalam. Ada satu hal yang ia lupa lakukan: menyuruh Umi menginap menemani Alea di kamar baby Alan. Bukan karena ia meragukan kemampuan Alea, tapi ia tahu Alea baru pulih dari kelelahan dan ketegangan selama di rumah sakit. Ketika tiba di depan kamar bayi, Mama Linda menarik napas pelan. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi untuk kamar dengan bayi. Ia mengetuk sekali, dua kali … tidak ada jawaban. Karena khawatir, ia memutuskan membuka pintunya. Pintu itu bergeser, menciptakan suara gesek lembut. Mama Linda melangkah masuk. Namun, langkahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN