Pagi itu di Imphal terasa berbeda dari hari sebelumnya. Udara masih sama—lembap, hangat, penuh aroma rempah yang tidak pernah benar-benar hilang dari jalanan—tetapi suasana di sekitar mereka jauh lebih terkendali. Bukan karena kota itu berubah, melainkan karena Javier yang mengubah cara mereka bergerak di dalamnya. Ia berdiri di samping Sarah dengan jarak yang nyaris tidak ada. Tangannya tidak pernah benar-benar lepas dari tangan perempuan itu, seolah setiap detik ia harus memastikan kebenradaan Sarah tetap dalam jangkauannya. Tim keamanan berdiri tidak terlalu mencolok, tapi cukup dekat untuk bergerak kapan saja. Tiana berjalan beberapa langkah di belakang, sementara Rose mengamati semuanya dengan ketenangan yang justru terasa lebih berat dari kata-kata. Namun di tengah semua pengamanan

